PT PPA


Siaran Pers Nomor: PR-01-PPA-CS-0216 Cultural Trip PT PPA Tahun 2016: Yogyakarta


Daerah Istimewa Yogyakarta (“Yogyakarta”) adalah Daerah Istimewa setingkat provinsi di Indonesia yang merupakan peleburan Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. Yogyakarta terletak di bagian selatan Pulau Jawa.

Yogyakarta merupakan salah satu sentral budaya Indonesia, dengan beragam potensi budaya, baik budaya yang tangible (fisik) maupun yang intangible (non fisik).  Potensi budaya yang tangible antara lain kawasan cagar budaya, dan benda cagar budaya sedangkan potensi budaya yang intangible seperti gagasan, sistem nilai atau norma, karya seni, sistem sosial atau perilaku sosial yang ada dalam masyarakat.

Yogyakarta memiliki tidak kurang dari 515 Bangunan Cagar Budaya yang tersebar di 13 Kawasan Cagar Budaya. Keberadaan aset-aset budaya peninggalan peradaban tinggi masa lampau tersebut, dengan Kraton sebagai institusi warisan adiluhung yang masih terlestari keberadaannya, merupakan embrio, dan memberi semangat bagi tumbuhnya dinamika masyarakat dalam berkehidupan kebudayaan terutama dalam berseni budaya, dan beradat tradisi.


12 TAHUN PPA BERKARYA

27 Februari 2016, genap sudah 12 tahun PT PPA berkarya bagi bumi pertiwi Indonesia, melalui kegiatan pengelolaan aset Negara yang berasal dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) setelah pengakhiran tugas dan pembubaran BPPN, untuk dan atas nama Menteri Keuangan; restrukturisasi dan/atau revitalisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kegiatan investasi dan kegiatan pengelolaan aset BUMN.

Dalam mencapai visi ”to be a leading investment and operating group of companies” dan misi ”we deliver value and growth by capitalizing on our network access of market, strategic partners, and capital through corporate/asset turn around and investments” PT PPA fokus pada strategi bisnis dan budaya perusahaan, yaitu SEE IT (Stewardship Entrepreneurship Excellence Integrity Teamwork). 

CULTURAL TRIP PT PPA TAHUN 2016

Cultural Trip PT PPA Tahun 2016 dalam rangka meningkatkan profesionalisme insan PT PPA merupakan internalisasi dua unsur nilai budaya PT PPA, yaitu Stewardship dan Entrepreneurship.

Stewardship dimana melalui pengenalan budaya, peserta meneladani upaya masyarakat Yogyakarta yang terus berupaya melestarikan budayanya, dengan partisipasi aktif dalam misi budaya yang terdiri dari Aksara Jawa, Macapatan, Dhingklik Oglak Aglik, Merangkai Wayang di area Candi Prambanan; Menari Jawa dan Mewiru di area Candi Plaosan; Gunungan dan berbusana Jawa di area Candi Sojiwan.

Entrepreneurship dimana peserta berinteraksi langsung dan turut berpartisipasi dalam usaha pengembangan potensi ekonomi Usaha Kecil & Menengah (“UKM”) di area Candi Plaosan.

Cultural Trip PT PPA Tahun 2016 dilaksanakan pada Jumat hingga Minggu, 26-28 Februari 2016 di Yogyakarta dan Jawa Tengah, mulai dari welcome lunch di Sekar Kedaton, welcome dinner di Ndalem Ngabean, hingga misi budaya dan penyaluran bantuan Bina Lingkungan di area Candi Prambanan, Candi Plaosan dan Candi Sojiwan.

PENYALURAN BANTUAN BINA LINGKUNGAN CULTURAL TRIP PT PPA TAHUN 2016

Dengan turut disaksikan oleh perangkat desa, masyarakat sekitar Candi Plaosan di Dukuh Plaosan,  Desa Bugisan dan Candi Sojiwan di Desa Kebon Dalem Kidul yang berada di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah menerima bantuan Bina Lingkungan Cultural Trip PT PPA Tahun 2016, yang diserahkan langsung oleh Bapak Aloysius K. Ro (Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN) dan Bapak Edy Putra Irawady (Komisaris Utama PT PPA/Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI) di Pendopo area Candi Sojiwan pada Sabtu 27 Februari 2016.

Dalam sambutannya, Bapak Saiful H. Manan (Direktur Utama PT PPA) menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran bantuan Bina Lingkungan merupakan bentuk pengejawantahan kewajiban PT PPA sebagai BUMN kepada masyarakat.

Candi Plaosan menerima bantuan berupa kompresor untuk membersihkan candi, sementara di sekitarnya, UKM Emping Ibu Narsih menerima bantuan berupa anglo dan bahan bakar briket; UKM Tempe Ibu Umi menerima bantuan berupa alat penggiling tempe; UKM Tahu Bapak dan Ibu Tular, Pak Rejo dan Pak Ben menerima bantuan berupa alat pencetak tahu.

Di sekitar Candi Sojiwan, Komunitas Penggiat Batik menerima bantuan berupa anglo, gawangan, canting dan kain untuk membatik; serta sebanyak 330 (Tiga ratus tiga puluh) anak usia Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar menerima bantuan berupa perlengkapan Sekolah.

Corporate Secretary and General Legal Counsel

PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)

Rizal Ariansyah



Copyright PT. PPA © 2017 All Right Reserved.