PT PPA


Menkeu Harus Cermati Rekam Jejak Calon Pemodal Merpati


INDOPOS.CO.ID - Kementerian Keuangan belum mau terburu-buru menyambut positif upaya calon investor menyelamatkan Merpati Nusantara Airline.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu, Isa Rachmatarwata ingin memastikan kredibilitas investor sebelum terlibat dalam revitalisasi Merpati.

"Kami harus punya kepercayaan bahwa perusahaan itu akan survive. Kami ingin mengeksplorasi dengan manajemen Merpati," kata Isa di kantor Kemenkeu beberapa waktu lalu.

Terpisah, kantor firma hukum Assiddiqie Pangaribuan and Patners (AP&P) meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk meneliti rekam jejak calon investor Merpati Airlines.

Sebab, menurut kantor firma hukum tersebut, calon penyuntik dana maskapai plat merah itu masih tersangkut masalah hukum. Demikian disampaikan juru bicara lawfirm AP&P, Robby Ferliansyah kepada awak media, Senin (17/12/2018) di Jakarta.

Menurut Robby, calon investor Merpati memiliki kewajiban membayar kepada PT Premiere Resource Indonesia (PRI) sebesar Rp. 13,750 miliar. Sampai sekarang, kewajiban tersebut belum rampung, meski telah mempunyai keputusan hukum tetap di Mahkamah Agung.

“Sampai hari ini PT PRI, sekaligus klien kami belum mendapat bayaran dari calon investor Merpati,” ucap Robby.

“Padahal sudah perintah bayar sudah terbit berdasarkan keputusan Mahkamah Agung. Saya pikir, penting bagi Menkeu Sri Mulyani untuk mengetahui dan meneliti rekam jejak calon investor perusahaan milik negara,” papar Robby. (rej)

Redaktur: Redjo Prahananda

Sumber: https://www.indopos.co.id/read/2018/12/18/159273/menkeu-harus-cermati-rekam-jejak-calon-pemodal-merpati



Copyright PT. PPA © 2019 All Right Reserved.