PT PPA


Program Pengembangan Klaster Berbasis Kopi dan Sapi Perah Desa Sukasari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu


Kepahiang, suatu kabupaten yang terletak di Provinsi Bengkulu dikenal sebagai surga wisata air terjun dan hamparan alam kebun teh yang indah. Di balik keindahan panoramanya, Kepahiang juga menyimpan kekayaan alam lainnya seperti kopi, selain itu Kepahiang terkenal dengan produksi susu sapi.

Sebagai rangkaian program BUMN Hadir Untuk Negeri, PT PPA mengupayakan pengembangan hasil alam di Kepahiang yang selama ini belum diolah secara optimal.

PT PPA bersinergi dengan Institut Pertanian Bogor (“IPB”) menggagas Program Pengembangan Klaster Berbasis Kopi dan Sapi Perah yang melibatkan 200 petani kopi dan peternak sapi perah di Desa Sukasari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Dalam Program Pengembangan Klaster Berbasis Kopi dan Sapi Perah tersebut, PT PPA menggandeng  PT Pegadaian (Persero) sebagai penyumbang  mesin pengolah kopi.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan Kopi dan Sapi Perah di wilayah tersebut, dalam bentuk pemberian pelatihan dan pendampingan program.

Hingga April 2018, PT PPA telah melaksanakan tiga kali pelatihan meliputi pengenalan budidaya tanaman kopi, penanganan penyakit tanaman serta pengolahan pascapanen. PT PPA juga melakukan pendampingan program, memberikan alat produksi kopi dan susu sapi, serta melakukan kunjungan studi banding budi daya dan pengolahan kopi bersama IPB ke CV Java Frinsa di daerah Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Sinergi antara peternak sapi perah dan petani kopi terjadi dalam proses pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk organik bagi tanaman kopi. Selanjutnya, PT PPA bersama IPB akan mengembangkan program sertifikasi biji kopi organik tersebut.

Seremonial peresmian Program Pengembangan Klaster Berbasis Kopi dan Sapi Perah dilaksanakan pada 23 November 2017 di halaman Masjid Jamik, Desa Sukasari. Pada saat peresmian tersebut, PT PPA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga memberikan bantuan sebesar Rp150.000.000,- untuk pembangunan Masjid Jamik.

Dengan program ini, para petani kopi dan peternak sapi perah dapat mengembangkan produknya secara mandiri, menghasilkan komoditas unggulan dan meningkatkan perekonomian daerah. Selanjutnya Desa Sukasari akan dikenal sebagai sentra produksi kopi dan susu unggulan di Bengkulu, menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik dan sejalan dengan visi Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu dalam menyongsong Visit Bengkulu 2020.

 



Copyright PT. PPA © 2018 All Right Reserved.